logo mongodb sayagusti

Kueri MongoDB vs SQL [Part 1]

Buat yang lagi nyari tutorial alih bahasa kueri dari SQL ke MongoDB, artikel ini bisa jadi sumber referensi. MongoDB adalah salah satu sistem basis data NoSQL dengan kategori dokumen. Info lebih lanjut tentang MongoDB dapat dilihat disini atau di situs resminya. Artikel ini membahas perintah-perintah yang terdapat pada MongoDB sekaligus bagaimana perintah tersebut dijalankan dengan kueri SQL. Gampang banget kok…

Sebelum masuk tutorial, di bawah ini adalah beberapa istilah yang terdapat pada MongoDB dan penggunaannya pada SQL:

MongoDB         |         SQL
Database                   Database
Collection                  Tabel
Document                 Row/Baris
Field                           Column/Kolom
Index                          Index
Primary key             Primary key

Selanjutnya, kita lakukan studi kasus menggunakan tabel tb_pandawa dibawah ini:

tb_pandawa

Langkah pertama adalah memasukkan data tersebut ke tabel.

MongoDB : db.tb_pandawa.insert({id:1, nama:”Puntadewa”, senjata:”Pusaka kalimasada”, ibu:”Kunti”, istri:”Drupadi”});

SQL : insert into tb_pandawa(id, nama, senjata, ibu, istri) values(1, “Puntadewa”, “Pusaka kalimasada”, “Kunti”, “Drupadi”);

Contoh di atas hanya memasukkan satu baris saja. Ulangi perintah-perintah di atas dengan nilai berikutnya hingga tabel berisi lima baris. Berdasarkan contoh di atas, beginilah format insert/memasukkan data pada kedua jenis kueri :

MongoDB : db.nama_tabel.insert({nama_field:value});
SQL : insert into nama_tabel(field) values(value);

Setelah itu, kita perlu menampilkan data yang sudah dimasukkan. Pada MongoDB, perintah untuk menampilkan data adalah find() dan parameter dituliskan di dalam tanda kurung. Sedangkan pada SQL, perintah untuk menampilkan data adalah select dan parameter dituliskan setelah perintah select. Kita langsung saja ke contohnya:

#Menampilkan semua data
MongoDB : db.tb_pandawa.find();
SQL : select * from tb_pandawa;

Berdasarkan contoh di atas, beginilah format untuk mengambil data pada kedua jenis kueri :

MongoDB : db.nama_tabel.find();
SQL : select * nama_tabel;

#Menampilkan “Werkudara” saja
MongoDB : db.tb_pandawa.find ({nama:”Werkudara”});
SQL : select * from tb_pandawa where nama=”Werkudara”;

#Menampilkan Nakula dan Sadewa saja
MongoDB : db.tb_pandawa.find ({nama:”Nakula”, nama:”Sadewa”});
SQL : select * from tb_pandawa where nama=”Nakula” or nama=”Sadewa”;

#Menampilkan Nama dan Istri saja
MongoDB : db.tb_pandawa.find({}, {nama:1, istri:1, _id:0});
SQL : select nama, istri from tb_pandawa

Setelah menampilkan hasil seperti dicontoh sebelumnya, ayo kita coba lagi menampilkan hasil dengan perintah yang lebih rumit

#Menampilkan hasil dua terbawah saja
MongoDB : db.tb_pandawa.find().sort({id: -1}).limit(2);
SQL : select top 2 * from tb_pandawa order by id desc;

#Menampilkan hasil ke-3 dan ke-4 saja
MongoDB : db.tb_pandawa.find().limit(2).skip(2);
SQL : select top 2 * from tb_pandawa where id>2;

Berikut ini adalah beberapa poin yang perlu diingat:

SQL :
-perintah ASC menampilkan hasil dengan urutan dari yang paling kecil ke yang paling besar
-urutan ini diperoleh berdasarkan field yang paling awal dibuat, biasanya field “id”
-perintah DESC sebaliknya, menampilkan hasil dengan urutan dari yang paling besar ke yang paling kecil

MongoDB :
-angka 1 digunakan untuk menampilkan hasil dengan urutan dari yang paling kecil ke yang paling besar (asc)
-untuk menampilkan hasil dengan urutan dari yang paling besar ke yang paling kecil (desc) digunakan angka -1
-urutan ini diperoleh berdasarkan field “id”
-jika pengguna tidak membuat field “id”, sistem akan membuatkan
-data yang pertama kali dimasukkan memiliki id yang paling kecil

Hmmm… artikel kali ini bahas insert & select aja dulu ya. Artikel ini tentunya masih ada kekurangan. Kalau ada yang mau nambahin atau ngasih saran, saya sangat berterima kasih. Oh iya, artikel ini juga sudah saya siapkan presentasinya dan bisa diunduh dalam format .odf dan .pdf dari Google Drive, jadi kalau lain kali mau belajar tapi gak ada koneksi internet bisa baca dari dokumen yang udah diunduh.

Unduh format .pdf  disini (tautan dengan iklan)

Unduh format .odf disini (tautan tanpa iklan)

Silahkan mengubah isi presentasi sesuai kebutuhan. Saya unggah file-file tersebut memang buat disebarluaskan & dipelajari kok.

 
 

Waaw… Keren sekali !

Komentarin dooong...

Your email address will not be published. Required fields are marked *